Manfaat Arbei Untuk Kesehatan Tubuh, Efek Samping, Kandungan Didalamnya Serta Cara Pengolahan Yang Baik Untuk Hasil Optimal
Play pembaca berita
Manfaat Arbei Untuk Kesehatan Tubuh
Efek Samping, Kandungan Didalamnya
Serta Cara Pengolahan Yang Baik
Untuk Hasil Optimal
![]() |
| Switch to English |
Arbei, atau sering juga dikenal sebagai murbei (Mulberry), adalah buah kecil yang kaya akan nutrisi dan rasa. Di Indonesia, buah ini tumbuh subur di daerah berhawa sejuk. Meski ukurannya mungil, arbei menyimpan segudang khasiat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh manusia.
A. Kandungan Nutrisi dalam Buah Arbei
Buah arbei mengandung berbagai senyawa aktif yang dibutuhkan tubuh. Dalam setiap butirnya, terdapat kombinasi vitamin, mineral, dan antioksidan tinggi.
- Vitamin: Kaya akan Vitamin C (imunitas), Vitamin K (pembekuan darah), dan Vitamin E (kesehatan kulit).
- Mineral: Mengandung Zat Besi yang tinggi, Kalium, dan Kalsium.
- Antioksidan: Mengandung Antosianin (pemberi warna gelap), Resveratrol, dan Quercetin yang berfungsi menangkal radikal bebas.
- Serat: Membantu melancarkan sistem pencernaan.
- Rendah Kalori: Sangat cocok untuk menu diet sehat.
B. Manfaat Arbei untuk Kesehatan Tubuh
Mengkonsumsi arbei secara rutin dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi tubuh:
1. Menjaga Kesehatan Jantung
Kandungan serat, antioksidan, dan flavonoid dalam arbei membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah, sehingga mengurangi risiko aterosklerosis dan stroke.
2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Satu porsi arbei dapat memenuhi sebagian besar kebutuhan harian Vitamin C. Ini sangat efektif untuk membantu tubuh melawan infeksi virus dan bakteri.
3. Menyehatkan Pencernaan
Serat pangan dalam arbei membantu melunakkan feses dan merangsang gerakan peristaltik usus, sehingga mencegah sembelit atau konstipasi.
4. Mengontrol Kadar Gula Darah
Senyawa 1-deoxynojirimycin (DNJ) dalam arbei dipercaya dapat menghambat enzim di usus yang memecah karbohidrat, sehingga membantu mencegah lonjakan gula darah setelah makan.
5. Kesehatan Mata dan Tulang
Kandungan Vitamin A dan Zeaxanthin melindungi mata dari oksidasi, sementara kalsium dan vitamin K menjaga kepadatan tulang agar terhindar dari osteoporosis.
C. Efek Samping yang Perlu Diperhatikan
Meskipun sehat, konsumsi berlebihan atau kondisi tubuh tertentu dapat menimbulkan efek samping:
- Gangguan Pencernaan: Konsumsi terlalu banyak buah arbei yang sangat matang dapat menyebabkan perut kembung atau diare pada beberapa orang.
- Interaksi Obat: Karena mampu menurunkan gula darah, penderita diabetes yang sedang mengonsumsi obat dokter harus berhati-hati agar tidak terjadi hipoglikemia (gula darah terlalu rendah).
- Reaksi Alergi: Meski jarang, beberapa orang mungkin mengalami gatal-gatal atau pembengkakan setelah mengonsumsi arbei.
D. Cara Pengolahan yang Baik
untuk Hasil Optimal
Agar kandungan nutrisinya tidak rusak, cara mengolah arbei harus diperhatikan dengan saksama:
- Konsumsi Segar (Terbaik): Cuci bersih arbei di bawah air mengalir. Mengonsumsinya langsung tanpa dimasak akan menjaga kandungan Vitamin C dan enzim tetap utuh.
- Smoothies atau Juice: Campurkan arbei dengan yogurt atau pisang. Hindari penggunaan gula pasir berlebih; gunakan madu sebagai pemanis alami.
- Infused Water: Masukkan potongan buah arbei ke dalam botol air minum dan diamkan di kulkas selama 2-4 jam untuk mendapatkan air kaya antioksidan yang menyegarkan.
- Selai Tanpa Masak (Raw Jam): Hancurkan arbei dan campur dengan biji chia. Diamkan hingga mengental. Cara ini lebih sehat daripada membuat selai yang direbus lama dengan banyak gula.
Tips Penting: Pilih buah arbei yang berwarna gelap (ungu tua atau hitam) karena memiliki kandungan antioksidan antosianin yang jauh lebih tinggi dibandingkan yang masih berwarna merah atau putih.
AlusNewsKesehatan
