Manfaat Blewah Untuk Kesehatan Tubuh, Efek Samping, Kandungan Didalamnya Serta Cara Pengolahan Yang Baik Untuk Hasil Optimal
Play pembaca berita
Manfaat Blewah Untuk Kesehatan Tubuh
Efek Samping, Kandungan Didalamnya
Serta Cara Pengolahan Yang Baik
Untuk Hasil Optimal
![]() |
| Switch to English |
Blewah (Cucumis melo L. var. cantalupensis) adalah primadona, terutama di bulan Ramadan. Namun, di balik kesegarannya yang khas, buah yang masih satu keluarga dengan melon dan mentimun ini menyimpan kekayaan nutrisi yang luar biasa bagi kesehatan tubuh sepanjang tahun.
A. Kandungan Nutrisi dalam Blewah
Blewah dikenal sebagai buah dengan kepadatan nutrisi yang tinggi namun rendah kalori. Berikut adalah kandungan utama dalam setiap 100 gram buah blewah:
- Air: Sekitar 90%, sangat efektif untuk hidrasi.
- Vitamin A (Beta-karoten): Sangat tinggi, melampaui kebutuhan harian minimum.
- Vitamin C: Berperan sebagai antioksidan dan peningkat imun.
- Kalium: Mineral penting untuk kesehatan jantung dan tekanan darah.
- Serat: Membantu kelancaran sistem pencernaan.
- Folat (Vitamin B9): Penting untuk regenerasi sel dan kesehatan ibu hamil.
B. Manfaat Blewah bagi Kesehatan Tubuh
1. Menjaga Kesehatan Mata
Kandungan beta-karoten yang tinggi diubah tubuh menjadi Vitamin A. Bersama dengan senyawa lutein dan zeaxanthin, blewah membantu menyaring sinar biru yang berbahaya dan menurunkan risiko degenerasi makula terkait usia.
2. Meningkatkan Sistem Imun
Satu cangkir blewah menyediakan hampir 100% kebutuhan Vitamin C harian. Vitamin ini merangsang produksi sel darah putih untuk melawan infeksi bakteri dan virus.
3. Menyehatkan Jantung dan Tekanan Darah
Kombinasi serat, kalium, dan vitamin C dalam blewah membantu menjaga kesehatan jantung. Kalium berfungsi sebagai vasodilator yang membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
4. Hidrasi dan Kesehatan Kulit
Kandungan air yang melimpah menjaga kelembapan kulit dari dalam. Vitamin C juga membantu produksi kolagen yang menjaga elastisitas kulit dan mencegah penuaan dini.
5. Mendukung Pencernaan
Serat dalam blewah membantu mencegah sembelit dan menjaga kesehatan mikrobioma usus. Sifatnya yang mendinginkan juga sering digunakan untuk meredakan gejala maag.
C. Efek Samping yang Perlu Diwaspadai
Meskipun sehat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Masalah Ginjal: Karena kandungan kaliumnya yang tinggi, penderita gangguan ginjal kronis sebaiknya membatasi konsumsi agar tidak terjadi hiperkalemia.
- Kontaminasi Bakteri: Permukaan kulit blewah yang kasar dan berjejaring mudah menyimpan bakteri Salmonella atau Listeria. Jika tidak dicuci bersih sebelum dipotong, bakteri bisa berpindah ke daging buah.
- Indeks Glikemik: Meski kalorinya rendah, blewah memiliki indeks glikemik sedang. Penderita diabetes disarankan mengonsumsinya dalam porsi terbatas.
4. Cara Pengolahan yang Baik
untuk Hasil Optimal
Untuk mendapatkan manfaat maksimal tanpa risiko kesehatan, ikuti langkah pengolahan berikut:
| Langkah | Instruksi Pengolahan |
- Pembersihan
- Cuci kulit luar blewah dengan air mengalir dan sikat bersih sebelum dipotong untuk menghindari kontaminasi bakteri ke daging buah
- Teknik Potong
- Konsumsi buah dalam bentuk potongan segar atau diserut. Hindari merebus atau memasak blewah karena suhu tinggi dapat merusak kandungan Vitamin C
- Tanpa Gula Tambahan
- Blewah sudah memiliki rasa manis alami. Hindari menambahkan sirup berlebih atau kental manis agar manfaat kesehatannya tidak tertutup oleh kalori kosong
- Penyimpanan
- Segera habiskan buah yang sudah dipotong. Jika disimpan di kulkas, gunakan wadah kedap udara dan jangan simpan lebih dari 2 hari
Tips Sehat: Campurkan serutan blewah dengan air kelapa muda dan sedikit perasan jeruk nipis untuk minuman hidrasi alami yang kaya elektrolit tanpa tambahan pemanis buatan.
AlusNewsKesehatan
