Manfaat Rajungan Untuk Kesehatan Tubuh, Efek Samping, Kandungan Didalamnya Serta Cara Pengolahan Yang Baik Untuk Hasil Optimal
Play pembaca berita
Manfaat Rajungan Untuk Kesehatan Tubuh
Efek Samping, Kandungan Didalamnya
Serta Cara Pengolahan Yang Baik
Untuk Hasil Optimal
![]() |
| Switch to English |
Poto kiriman Zhang Lily
Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan salah satu komoditas laut yang sangat digemari karena cita rasanya yang manis dan gurih. Berbeda dengan kepiting bakau yang hidup di dua alam, rajungan sepenuhnya hidup di laut dan memiliki tekstur daging yang lebih lembut serta rendah lemak.
A. Kandungan Gizi dalam Rajungan
Rajungan dikenal sebagai sumber protein hewani yang sangat baik. Dalam setiap 100 gram daging rajungan, terdapat berbagai nutrisi penting seperti:
| Nutrisi | Manfaat Utama |
- Protein Tinggi
- Membangun dan memperbaiki jaringan otot
- Asam Lemak Omega-3
- Menjaga kesehatan jantung dan fungsi otak
- Vitamin B12
- Mencegah anemia dan menjaga sistem saraf
- Zinc (Seng)
- Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
- Selenium
- Bertindak sebagai antioksidan pencegah radikal bebas
- Fosfor & Kalsium
- Menjaga kepadatan tulang dan gigi
B. Manfaat Rajungan bagi Kesehatan
Dengan kandungan nutrisi di atas, mengonsumsi rajungan secara teratur dalam porsi yang tepat dapat memberikan manfaat sebagai berikut:
- Mendukung Kesehatan Jantung: Kandungan Omega-3 membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan mencegah peradangan pada pembuluh darah.
- Meningkatkan Fungsi Otak: Asam lemak esensial dalam rajungan membantu meningkatkan daya ingat dan konsentrasi.
- Mencegah Anemia: Kadar zat besi dan Vitamin B12 yang tinggi berperan penting dalam pembentukan sel darah merah.
- Memperkuat Sistem Imun: Kandungan Zinc yang melimpah membantu tubuh melawan infeksi virus dan bakteri.
- Baik untuk Pertumbuhan: Protein kualitas tinggi sangat dibutuhkan anak-anak dalam masa pertumbuhan untuk perkembangan otot dan sel.
C. Efek Samping dan
Hal yang Perlu Diperhatikan
Meski sehat, ada beberapa hal yang harus diwaspadai saat mengonsumsi rajungan:
- Tinggi Kolesterol & Purin: Bagi penderita asam urat dan kolesterol tinggi, konsumsi rajungan harus dibatasi karena dapat memicu kekambuhan.
- Risiko Alergi: Sebagian orang memiliki alergi terhadap shellfish. Gejalanya bisa berupa gatal-gatal, pembengkakan, hingga sesak napas.
- Kandungan Natrium: Rajungan secara alami mengandung garam. Bagi penderita hipertensi, sebaiknya tidak menambahkan terlalu banyak garam saat memasaknya.
D. Cara Pengolahan yang Baik
untuk Hasil Optimal
Untuk mendapatkan nutrisi maksimal tanpa menambah kalori berlebih, perhatikan tips berikut:
Pemilihan Rajungan
Pastikan rajungan dalam kondisi segar. Ciri-cirinya adalah bau laut yang segar (bukan amis menyengat), cangkang masih keras, dan beratnya terasa berisi saat diangkat.
Teknik Memasak Sehat
- Pengukusan (Steaming): Ini adalah cara terbaik. Mengukus menjaga nutrisi dan rasa manis alami daging tetap terjaga tanpa tambahan lemak jenuh.
- Perebusan (Boiling): Rebus dengan sedikit jahe atau serai untuk menghilangkan bau amis. Jangan merebus terlalu lama agar tekstur daging tidak hancur.
- Hindari "Deep Fried" atau Saus Berlebih: Menggoreng atau menggunakan saus kental yang tinggi gula/garam (seperti saus padang instan secara berlebihan) dapat merusak profil gizi rajungan.
Tips Tambahan
Campurkan perasan jeruk nipis atau lemon saat menyajikan. Selain menambah kesegaran, vitamin C pada jeruk membantu penyerapan zat besi dari daging rajungan secara lebih optimal.
AlusNewsKesehatan
