Play dengarkan berita
Cara Pengolahan Edamame
(Kedelai Muda)
Yang Baik Untuk Hasil Optimal
![]() |
| Switch to English |
Edamame (Glycine max (L.) Merrill) bukan sekadar camilan biasa. Kedelai yang dipanen saat masih muda dan hijau ini merupakan sumber protein nabati, serat, dan antioksidan yang luar biasa. Namun, untuk menjaga warna hijau cerah dan tekstur yang crunchy (renyah), diperlukan teknik pengolahan yang tepat.
1. Pemilihan Bahan Baku (Sortasi)
Kunci utama hasil optimal dimulai dari pemilihan polong.
- Warna: Pilih polong berwarna hijau terang, tidak kuning atau kecokelatan.
- Isi: Pastikan polong berisi 2–3 biji yang padat dan seragam.
- Kondisi: Hindari polong yang memiliki bercak hitam atau kulit yang sudah layu/keriput.
2. Proses Pencucian dan Penyiangan
Sebelum dimasak, edamame harus dibersihkan dari bulu-bulu halus dan kotoran yang menempel.
- Pencucian: Cuci di bawah air mengalir.
- Trik Garam: Taburkan sedikit garam kasar pada edamame mentah, lalu gosok-gosokkan perlahan. Ini membantu menghilangkan bulu halus dan mempertahankan warna hijau saat direbus nanti.
3. Teknik Pemasakan untuk Hasil Maksimal
Ada dua metode utama yang paling direkomendasikan untuk menjaga nutrisi:
A. Metode Perebusan (Blanching)
Ini adalah metode paling umum. Agar hasilnya tidak lembek:
- Didihkan air dengan rasio 1 liter air untuk 500 gram edamame.
- Tambahkan garam (sekitar 4% dari volume air) untuk memperkuat rasa dan mengunci klorofil (warna hijau).
- Waktu Krusial: Rebus selama 3–5 menit saja. Jangan lebih dari 6 menit karena tekstur akan menjadi terlalu lunak dan aroma segarnya hilang.
B. Metode Pengukusan (Steaming)
Metode ini paling baik untuk menjaga kandungan vitamin larut air.
- Susun edamame dalam wadah pengukus setelah air mendidih.
- Kukus selama 5–8 menit.
- Segera angkat setelah warna hijaunya terlihat lebih tajam.
4. Proses Pendinginan Cepat (Shocking)
Setelah matang, segera tiriskan dan masukkan edamame ke dalam air es (ice bath) atau siram dengan air dingin mengalir.
Mengapa ini penting? Proses ini menghentikan pematangan internal agar edamame tidak overcooked dan menjaga kulit tetap kencang serta berwarna hijau segar.
5. Penyimpanan untuk Jangka Panjang
Jika tidak langsung dikonsumsi, edamame hasil olahan tadi bisa disimpan dengan cara:
- Pendinginan: Masukkan ke wadah kedap udara, tahan 2–3 hari di kulkas.
- Pembekuan: Masukkan ke freezer dalam plastik vacuum. Edamame yang sudah di-blanching bisa bertahan hingga 6–12 bulan tanpa kehilangan rasa secara signifikan.
Tips Tambahan:
- Bumbu: Jika ingin rasa yang lebih gurih, tambahkan bawang putih cincang atau sedikit minyak wijen setelah edamame ditiriskan.
- Kandungan Nutrisi: Dalam 100 gram edamame, terdapat sekitar 11 gram protein dan 5 gram serat, menjadikannya salah satu makanan super (superfood) terbaik.
Sumber Data Artikel:
Data dalam artikel ini dirangkum berdasarkan praktik standar industri pangan dan literatur botani:
- Badan Litbang Pertanian (Kementerian Pertanian RI): Pedoman pascapanen dan pengolahan kedelai sayur (edamame).
- Journal of Food Science and Technology: Studi mengenai pengaruh waktu blanching terhadap retensi klorofil dan tekstur kedelai hijau.
- FAO (Food and Agriculture Organization): Panduan teknis penanganan sayuran hijau untuk menjaga kualitas nutrisi pascapanen.
ManfaatSayuran
