Play dengarkan berita
Cara Pengolahan Sawi Hijau (Swiss Chard)
Yang Baik Untuk Hasil Optimal
Sawi hijau, atau yang sering dikenal dalam dunia kuliner internasional sebagai Swiss Chard (Beta vulgaris), merupakan salah satu sayuran daun paling padat nutrisi di dunia. Memiliki batang yang renyah dan daun yang lebar, sayuran ini kaya akan Vitamin K, A, dan C. Namun, karena tekstur batang dan daunnya yang berbeda, pengolahan yang salah seringkali membuat daun menjadi lembek sementara batangnya masih keras.
Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk mengolah Swiss Chard agar mendapatkan hasil yang optimal secara rasa, tekstur, dan gizi.
1. Persiapan dan Pembersihan
Sebelum masuk ke tahap memasak, persiapan yang tepat adalah kunci.
- Pemisahan Daun dan Batang: Karena batang Swiss Chard lebih tebal dan berserat dibandingkan daunnya, sangat disarankan untuk memisahkan keduanya. Iris batang di sepanjang pangkal daun.
- Pencucian: Rendam dalam air dingin untuk meluruhkan pasir atau tanah yang sering terjebak di lipatan daun. Bilas dua kali jika perlu, lalu tiriskan.
2. Teknik Memotong yang Benar
- Batang: Potong dadu kecil atau iris tipis (sekitar 0.5 cm) agar lebih cepat empuk saat ditumis.
- Daun: Tumpuk beberapa helai daun, gulung, lalu iris kasar (chiffonade) sesuai selera.
3. Metode Memasak untuk Nutrisi Maksimal
Untuk menjaga agar kandungan antioksidan tidak hilang, gunakan metode memasak yang cepat dengan panas sedang.
A. Metode Tumis (Sautéing) - Paling Direkomendasikan
Ini adalah cara terbaik untuk mempertahankan warna cerah dan tekstur crunchy.
- Panaskan minyak zaitun atau mentega.
- Masukan batang terlebih dahulu. Tumis selama 3-4 menit hingga mulai melunak.
- Tambahkan bawang putih atau bumbu lainnya.
- Masukan daun. Aduk cepat selama 1-2 menit saja hingga daun layu namun tetap berwarna hijau terang.
- Angkat segera agar tidak overcooked.
B. Metode Blanching (Perebusan Singkat)
Jika Anda ingin menggunakan Swiss Chard untuk salad atau isian pasta:
- Rebus air hingga mendidih, masukkan sedikit garam.
- Rebus batang selama 2 menit, lalu masukkan daun selama 30 detik.
- Segera pindahkan ke air es (shocking) untuk menghentikan proses pemasakan dan menjaga warna hijaunya.
4. Tips Tambahan untuk Hasil Optimal
- Gunakan Asam: Swiss Chard memiliki sedikit rasa pahit alami karena kandungan asam oksalatnya. Menambahkan sedikit perasan lemon atau cuka apel di akhir masakan dapat menyeimbangkan rasa tersebut.
- Jangan Membuang Batang: Batang Swiss Chard (terutama yang berwarna pelangi/Rainbow Chard) memiliki rasa manis seperti bit. Jangan dibuang; mereka bisa dijadikan asinan atau campuran sup.
- Waktu Penyajian: Segera sajikan setelah matang. Swiss Chard yang didiamkan terlalu lama dalam suhu panas akan berubah warna menjadi kecokelatan dan kehilangan tekstur.
Sumber Data Artikel
Artikel ini disusun berdasarkan referensi dari otoritas kesehatan dan kuliner berikut:
- World's Healthiest Foods (George Mateljan Foundation): Mengenai profil nutrisi Swiss Chard dan teknik memasak cepat untuk menjaga enzim.
- USDA (United States Department of Agriculture): Data kandungan vitamin dan mineral dalam sayuran hijau gelap.
- Culinary Institute of America (CIA): Teknik standar pemisahan batang dan daun (mise-en-place) untuk sayuran dari keluarga Amaranthaceae.
- Healthline: Mengenai manfaat asam oksalat dan cara meminimalisir rasa pahit pada sayuran hijau.
ManfaatSayuran
