Manfaat Bacang Untuk Kesehatan Tubuh, Efek Samping, Kandungan Didalamnya Serta Cara Pengolahan Yang Baik Untuk Hasil Optimal

Play dengarkan berita

Manfaat, Efek Samping,
Kandungan Didalamnya,
Cara Pengolahan, Hasil Optimal


Buah Bacang (Mangifera foetida), atau yang sering dikenal dengan nama mangga bacang atau ambacang, adalah kerabat dekat mangga yang memiliki aroma sangat kuat dan khas. Meski sering dianggap "anak tiri" dibanding mangga harum manis, buah ini menyimpan segudang nutrisi yang luar biasa bagi tubuh jika dikonsumsi dengan cara yang tepat.

Kandungan Nutrisi Buah Bacang
Di balik aromanya yang menyengat, buah bacang kaya akan senyawa aktif dan nutrisi esensial. Berdasarkan berbagai data gizi, berikut adalah kandungan utama dalam 100 gram buah bacang:
  • Air: Sangat tinggi (sekitar 70-80%), baik untuk hidrasi.
  • Vitamin C: Berperan sebagai antioksidan kuat.
  • Serat Pangan: Membantu melancarkan sistem pencernaan.
  • Kalsium & Fosfor: Penting untuk kesehatan tulang dan gigi.
  • Zat Besi: Membantu pembentukan sel darah merah.
  • Senyawa Fenolik: Bertindak sebagai agen anti-inflamasi alami.
Manfaat Buah Bacang untuk Kesehatan

1. Meningkatkan Sistem Imun
Kandungan vitamin C yang tinggi membantu tubuh memproduksi sel darah merah dan memperkuat benteng pertahanan terhadap serangan virus dan bakteri.

2. Menjaga Kesehatan Jantung
Kandungan serat dan kalium dalam bacang membantu mengontrol tekanan darah dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).

3. Melancarkan Pencernaan
Serat alami dalam bacang sangat efektif untuk mengatasi sembelit dan menjaga kesehatan mikrobiota di usus.

4. Menjaga Kesehatan Kulit
Antioksidan di dalamnya melawan radikal bebas yang menyebabkan penuaan dini, menjaga kulit tetap kenyal dan cerah.

5. Hidrasi Alami
Karena kadar airnya yang tinggi, mengonsumsi bacang saat cuaca panas dapat mencegah dehidrasi dan memberikan efek menyegarkan.

Efek Samping yang Perlu Diwaspadai
Meskipun bermanfaat, buah bacang memiliki karakteristik tertentu yang bisa memicu masalah jika tidak berhati-hati:
  • Getah yang Iritatif: Bacang mengandung getah yang sangat kuat. Jika mengenai bibir atau mulut, getah ini bisa menyebabkan gatal, luka bakar ringan, atau sariawan.
  • Gangguan Lambung: Bagi penderita maag atau asam lambung, rasa asam yang kuat pada beberapa jenis bacang bisa memicu kekambuhan jika dikonsumsi saat perut kosong.
  • Reaksi Alergi: Beberapa orang mungkin mengalami ruam atau gatal-gatal karena sensitivitas terhadap senyawa dalam keluarga mangga-manggaan.
Cara Pengolahan yang Baik
untuk Hasil Optimal
Untuk mendapatkan manfaat maksimal tanpa terkena efek samping getahnya, ikuti langkah berikut:
| Langkah | Instruksi Pengolahan |
  1. Pencucian
    • Cuci bersih buah di bawah air mengalir untuk menghilangkan sisa getah di kulit luar
  2. Pengupasan
    • Kupas kulit bacang dengan agak tebal. Pastikan lapisan di bawah kulit yang mengandung getah benar-benar bersih
  3. Perendaman
    • Rendam daging buah dalam air garam selama 10-15 menit. Ini berfungsi menetralisir sisa getah yang memicu rasa gatal
  4. Penyajian
    • Bisa dimakan langsung, dijadikan campuran sambal (sambal bacang), atau diolah menjadi manisan untuk mengurangi kadar asamnya
Tips: Pilihlah buah yang sudah benar-benar matang. Buah bacang yang matang memiliki aroma harum yang sangat tajam dan tekstur yang lebih lunak, menandakan kadar gulanya sudah maksimal dan tingkat keasamannya mulai stabil.

Sumber Data Artikel
Penyusunan artikel ini merujuk pada data dari:
  1. Data Komposisi Pangan Indonesia (DKPI) - Kementerian Kesehatan RI.
  2. PlantUse English: Mangifera foetida (Bacang profile).
  3. Journal of Food Science and Technology (Studi mengenai kandungan antioksidan pada famili Mangifera).
ManfaatBuah