Memahami Penyakit Tidak Menular (PTM), Pembunuh Senyap di Era Modern

Play dengarkan berita

Memahami Penyakit Tidak Menular
Pembunuh Senyap di Era Modern


Penyakit Tidak Menular (PTM), atau dikenal secara global sebagai Non-Communicable Diseases (NCDs), adalah kondisi medis yang tidak ditularkan dari orang ke orang. Penyakit ini umumnya bersifat kronis, berkembang secara perlahan dalam jangka waktu yang lama, dan sering kali disebabkan oleh kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku.

1. Jenis-Jenis Utama Penyakit Tidak Menular
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), terdapat empat jenis PTM utama yang bertanggung jawab atas sebagian besar kematian di seluruh dunia:
  • Penyakit Kardiovaskular: Seperti serangan jantung dan stroke.
  • Kanker: Berbagai jenis pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali.
  • Penyakit Pernapasan Kronis: Seperti Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) dan asma.
  • Diabetes: Gangguan metabolisme yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi.
2. Faktor Risiko: Mengapa PTM Terjadi?
PTM tidak muncul secara tiba-tiba. Ada dua kategori faktor risiko utama:

A. Faktor Risiko yang Dapat Diubah (Perilaku)
Ini adalah pemicu yang sebenarnya bisa kita kendalikan melalui gaya hidup:
  • Penggunaan Tembakau: Paparan asap rokok meningkatkan risiko kanker dan penyakit jantung secara signifikan.
  • Diet Tidak Sehat: Konsumsi tinggi gula, garam, dan lemak trans, serta rendah serat.
  • Kurangnya Aktivitas Fisik: Gaya hidup sedenter (kurang gerak) memicu obesitas.
  • Konsumsi Alkohol Berlebihan: Merusak organ hati dan meningkatkan tekanan darah.
B. Faktor Risiko Metabolik
Jika perilaku buruk dibiarkan, tubuh akan mengalami perubahan fisiologis seperti:
  1. Hipertensi (Tekanan darah tinggi).
  2. Kelebihan Berat Badan/Obesitas.
  3. Hiperglikemia (Kadar glukosa darah tinggi).
  4. Hiperlipidemia (Kadar lemak/kolesterol tinggi dalam darah).
3. Dampak Ekonomi dan Sosial
PTM bukan sekadar masalah kesehatan, tapi juga masalah pembangunan. Penyakit ini sering kali menyerang usia produktif, yang menyebabkan:
  • Penurunan produktivitas kerja.
  • Biaya pengobatan yang sangat tinggi dan bersifat jangka panjang (katastropik).
  • Kemiskinan keluarga akibat hilangnya tulang punggung keluarga atau biaya perawatan yang menguras tabungan.
4. Langkah Pencegahan: Cerdik dan Patuh
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan mengampanyekan perilaku "CERDIK" untuk mencegah PTM:
  • Cek kesehatan secara rutin.
  • Enyahkan asap rokok.
  • Rajin aktivitas fisik/olahraga.
  • Diet seimbang.
  • Istirahat cukup.
  • Kelola stres.
Sumber Data dan Referensi
Artikel ini disusun berdasarkan data dari otoritas kesehatan resmi berikut:
  1. World Health Organization (WHO): Noncommunicable Diseases Fact Sheets (2024/2025).
  2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia: Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) mengenai prevalensi PTM di Indonesia.
  3. Centers for Disease Control and Prevention (CDC): Panduan pencegahan penyakit kronis global.
Penyakit Tidak Menular sering kali tidak menunjukkan gejala di tahap awal hingga terjadi komplikasi serius.
Penyakit Tidak Menular