Play dengarkan berita
Mengenal Arugula, Si Hijau "Pedas"
Yang Kaya Nutrisi
Arugula (Erucula vesicaria), atau yang lebih dikenal dengan nama Rocket di Eropa dan Australia, bukan sekadar sayuran hijau biasa. Anggota keluarga Brassicaceae (satu keluarga dengan brokoli dan kale) ini dikenal karena rasanya yang tajam, getir, dan sedikit pedas seperti lada.
Dahulu dianggap sebagai tanaman liar di wilayah Mediterania, kini Arugula telah bertransformasi menjadi bahan kuliner mewah yang mendunia.
Profil Nutrisi dan Manfaat Kesehatan
Arugula adalah superfood rendah kalori namun padat nutrisi. Dalam setiap sajian, Anda mendapatkan kombinasi vitamin dan mineral yang luar biasa.
1. Kandungan Gizi Utama
- Vitamin K: Sangat tinggi, berperan vital dalam pembekuan darah dan kesehatan tulang.
- Vitamin A & C: Antioksidan kuat untuk imunitas dan kesehatan mata.
- Folat: Mendukung fungsi sel dan sangat penting bagi ibu hamil.
- Kalsium: Membantu menjaga kepadatan tulang dan gigi.
2. Manfaat Bagi Tubuh
- Melawan Radikal Bebas: Kandungan glukosinolat (yang memberikan rasa pedas) dapat membantu tubuh melawan sel kanker.
- Kesehatan Jantung: Membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan fungsi pembuluh darah.
- Hidrasi: Terdiri dari sekitar 90% air, menjadikannya pilihan menyegarkan di cuaca panas.
Karakteristik Rasa dan Penggunaan Kuliner
Berbeda dengan bayam yang cenderung netral, Arugula memiliki karakter "peppery bite" (gigitan lada). Semakin tua daunnya, maka rasanya akan semakin tajam dan pahit.
Tips Mengolah Arugula:
- Segar: Paling populer dijadikan salad dengan siraman balsamic vinegar, minyak zaitun, dan taburan keju parmesan.
- Toping Pizza: Tambahkan Arugula segar di atas pizza yang baru matang untuk memberikan tekstur renyah dan kontras rasa.
- Pesto: Gantikan sebagian basil dengan Arugula untuk membuat saus pesto yang lebih "nendang".
- Sauté (Tumis): Masak sebentar dengan bawang putih untuk mengurangi intensitas rasa pahitnya.
Cara Menanam Arugula di Rumah
Arugula adalah salah satu tanaman yang paling mudah dan cepat dipanen, bahkan untuk pemula.
- Waktu Tanam: Menyukai cuaca sejuk (musim semi atau gugur). Jika terlalu panas, tanaman akan cepat berbunga (bolting) dan rasa daunnya menjadi sangat pahit.
- Cahaya: Sinar matahari penuh hingga bayangan parsial.
- Masa Panen: Anda bisa mulai memanen daun muda (baby arugula) hanya dalam waktu 21–30 hari setelah tanam.
Sumber Data dan Referensi
Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan referensi kesehatan dan botani berikut:
- Medical News Today: "Everything you need to know about arugula" (Analisis nutrisi dan manfaat kesehatan).
- Healthline: "Arugula: Health Benefits, Nutrients, and More" (Data vitamin dan senyawa glukosinolat).
- The Old Farmer’s Almanac: "Planting, Growing, and Harvesting Arugula" (Panduan agrikultur dan botani).
- USDA FoodData Central: (Data komposisi nutrisi makro dan mikro per 100 gram).
ManfaatSayuran
