Mengenal Bayam Merah, Si "Superfood" Lokal yang Kaya Nutrisi

Play dengarkan berita

Mengenal Bayam Merah,
Si "Superfood" Lokal yang Kaya Nutrisi

Switch to English

Bayam merah (Amaranthus tricolor L.) bukan sekadar variasi warna dari bayam hijau yang biasa kita temui. Tanaman ini merupakan salah satu sayuran daun yang memiliki nilai gizi luar biasa dan sering dijuluki sebagai superfood karena kandungan antioksidannya yang tinggi.

Warna merah keunguan yang khas pada batang dan daunnya berasal dari pigmen alami bernama antosianin dan betasianin, yang memiliki peran penting dalam menangkal radikal bebas dalam tubuh.

1. Kandungan Nutrisi dalam Bayam Merah
Secara umum, bayam merah memiliki kandungan serat, protein, dan mineral yang lebih tinggi dibandingkan bayam hijau. Berdasarkan data gizi, dalam 100 gram bayam merah segar terdapat:
  • Energi: 41-45 kkal
  • Protein: 2,2 - 3,5 gram
  • Serat: 2,2 gram
  • Zat Besi: 7 mg (Sangat tinggi untuk kesehatan darah)
  • Kalsium: 368 mg (Bagus untuk kesehatan tulang)
  • Vitamin: Kaya akan Vitamin A (beta-karoten), Vitamin C, dan Vitamin K.
  • Antioksidan: Antosianin dan senyawa fenolik lainnya.
2. Manfaat Bayam Merah bagi Kesehatan
Berdasarkan kandungan nutrisinya, berikut adalah beberapa manfaat utama mengonsumsi bayam merah secara rutin:
  • Mencegah Anemia: Kandungan zat besi yang sangat tinggi menjadikannya pilihan utama bagi penderita kurang darah atau wanita saat masa menstruasi untuk membantu pembentukan sel darah merah.
  • Meningkatkan Sistem Imun: Kadar Vitamin C dan Vitamin A yang melimpah berperan sebagai benteng pertahanan tubuh melawan infeksi bakteri dan virus.
  • Menjaga Kesehatan Jantung: Serat dan antioksidan di dalamnya membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menjaga kelenturan pembuluh darah.
  • Kesehatan Mata: Beta-karoten yang tinggi membantu mencegah degenerasi makula dan menjaga penglihatan tetap tajam seiring bertambahnya usia.
  • Melancarkan Pencernaan: Kandungan serat yang tinggi membantu mencegah sembelit dan menjaga kesehatan usus besar.
3. Tips Mengolah Bayam Merah agar Nutrisi Tetap Terjaga
Agar manfaatnya tidak hilang saat dimasak, perhatikan beberapa hal berikut:
  1. Jangan Memasak Terlalu Lama: Cukup rebus atau tumis selama 2-3 menit. Pemanasan berlebih dapat merusak kandungan Vitamin C dan antioksidan.
  2. Segera Konsumsi: Hindari memanaskan ulang bayam merah yang sudah dimasak. Bayam mengandung nitrat yang jika dipanaskan berulang kali atau didiamkan terlalu lama (lebih dari 5 jam) dapat berubah menjadi nitrit yang bersifat toksik.
  3. Kombinasi Vitamin C: Mengonsumsi bayam merah bersama sumber Vitamin C lain (seperti perasan jeruk nipis) dapat membantu penyerapan zat besi nabati secara lebih optimal.
✓ Bayam merah adalah sayuran lokal yang murah namun memiliki manfaat "mewah". Dengan kandungan zat besi dan antioksidan yang lebih unggul dibanding varietas hijau, bayam merah sangat baik dimasukkan ke dalam menu diet harian keluarga untuk menjaga stamina dan kesehatan jangka panjang.

Sumber Data Artikel:
  1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (TKPI): Data Komposisi Pangan Indonesia mengenai kandungan gizi sayuran daun.
  2. Journal of Agricultural and Food Chemistry: Penelitian mengenai aktivitas antioksidan dan pigmen antosianin pada tanaman genus Amaranthus.
  3. FoodData Central (USDA): Referensi perbandingan nutrisi sayuran hijau dan merah.
  4. IPB University (Repository): Studi mengenai karakteristik morfologi dan kandungan zat besi pada bayam merah.
ManfaatSayuran