Pertolongan Pertama (First Aid), Panduan Cepat Menyelamatkan

Play dengarkan berita

Pertolongan Pertama (First Aid),
Panduan Cepat Menyelamatkan


Pertolongan Pertama atau First Aid adalah bantuan segera yang diberikan kepada seseorang yang menderita cedera atau penyakit mendadak sebelum bantuan medis profesional tiba. Tujuan utamanya bukan untuk menyembuhkan, melainkan untuk mempertahankan hidup, mencegah kondisi memburuk, dan mendorong pemulihan.

1. Prinsip Utama: DrABC
Saat menghadapi situasi darurat, penolong harus tetap tenang dan mengikuti urutan langkah DrABC untuk memastikan keamanan dan efektivitas tindakan:
  • Danger (Bahaya): Pastikan area sekitar aman bagi Anda, korban, dan orang lain. Jangan menjadi korban berikutnya.
  • Response (Respon): Cek kesadaran korban dengan memanggil namanya atau menepuk bahu secara lembut.
  • Airway (Jalan Napas): Pastikan jalan napas korban tidak tersumbat. Gunakan teknik head-tilt/chin-lift (tengadahkan kepala/angkat dagu).
  • Breathing (Pernapasan): Periksa apakah korban bernapas secara normal (lihat gerakan dada, dengar suara napas).
  • Circulation (Sirkulasi): Periksa tanda-tanda sirkulasi darah dan tangani pendarahan hebat jika ada.
2. Tindakan untuk Kasus Umum
| Kondisi | Tindakan Pertolongan Pertama |
  1. Luka Bakar
    • Alirkan air biasa (bukan air es) selama 20 menit. Jangan gunakan odol atau mentega.
  2. Pingsan
    • Baringkan korban secara telentang dan tinggikan kaki sekitar 30 cm untuk membantu aliran darah ke otak.
  3. Tersedak
    • Lakukan Heimlich Maneuver (tekanan pada perut) jika korban masih sadar namun tidak bisa bernapas.
  4. Luka Sayat
    • Tekan luka dengan kain bersih untuk menghentikan pendarahan, lalu bersihkan dan tutup dengan perban.
  5. Patah Tulang
    • Jangan mencoba mengembalikan posisi tulang. Lakukan imobilisasi (jangan digerakkan) menggunakan bidai sementara.
3. Resusitasi Jantung Paru (RJP/CPR)
Jika korban tidak sadar dan tidak bernapas, segera hubungi ambulans dan lakukan RJP.
  1. Letakkan tumit satu tangan di tengah dada korban.
  2. Lakukan kompresi dada sedalam 5-6 cm dengan kecepatan 100-120 kali per menit.
  3. Biarkan dada kembali ke posisi semula di antara tekanan.
  4. Lakukan terus hingga bantuan medis tiba atau korban menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
4. Perlengkapan Kotak P3K Standar
Setiap rumah atau kendaraan sebaiknya memiliki kotak P3K yang berisi:
  • Kasa steril dan perban.
  • Plester berbagai ukuran.
  • Cairan antiseptik (Povidone-iodine) dan alkohol 70%.
  • Gunting dan pinset.
  • Sarung tangan lateks.
  • Masker medis.
Sumber Data & Referensi
Data dalam artikel ini dirangkum berdasarkan protokol kesehatan internasional yang berlaku hingga tahun 2026:
  1. American Red Cross (2024-2025): First Aid/CPR/AED Care Guidelines.
  2. International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC): International First Aid, Resuscitation, and Education Guidelines.
  3. St John Ambulance: First Aid Advice - Emergency Techniques.
  4. Kementerian Kesehatan RI: Pedoman Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K).
Penting: Artikel ini bersifat informatif. Sangat disarankan bagi setiap individu untuk mengikuti pelatihan sertifikasi First Aid resmi guna mendapatkan keterampilan praktis yang memadai.
Pertolongan Pertama (First Aid)