Play dengarkan berita
Sering Dibuang, Ini 7 Khasiat Ajaib
Daun Melinjo untuk Tubuh
![]() |
| Switch to English |
Selama ini, biji melinjo lebih populer sebagai bahan baku emping atau campuran sayur lodeh. Sayangnya, bagian daunnya—terutama yang sudah agak tua—sering kali berakhir di tempat sampah karena dianggap tidak berguna.
Padahal, secara ilmiah, daun melinjo (Gnetum gnemon) menyimpan segudang nutrisi yang tidak kalah hebat dari bijinya. Daun ini kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral penting. Penasaran? Berikut adalah 7 khasiat "ajaib" daun melinjo untuk kesehatan tubuh Anda.
1. Menangkal Radikal Bebas dengan Antioksidan Tinggi
Daun melinjo mengandung senyawa fenolik dan flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan alami. Senyawa ini berperan penting dalam melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan memicu penuaan dini serta berbagai penyakit kronis.
2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Kandungan vitamin C dan mineral dalam daun melinjo membantu memperkuat benteng pertahanan tubuh. Dengan rutin mengonsumsinya, tubuh menjadi lebih tangguh dalam melawan infeksi bakteri maupun virus penyebab penyakit seperti flu dan batuk.
3. Menjaga Kesehatan Kulit
Ingin kulit tetap sehat? Daun melinjo bisa jadi solusinya. Kandungan antioksidannya membantu memperbaiki regenerasi sel kulit dan melindungi dari paparan sinar UV berlebih. Hal ini dapat mencegah munculnya flek hitam dan menjaga elastisitas kulit.
4. Membantu Mempercepat Penyembuhan Luka
Zat mineral seperti seng (zinc) yang ditemukan dalam daun melinjo memiliki peran krusial dalam proses pembekuan darah dan pertumbuhan sel baru. Hal ini membuat luka pada kulit cenderung lebih cepat kering dan sembuh.
5. Menjaga Kesehatan Mata
Sama seperti sayuran hijau lainnya, daun melinjo juga mengandung vitamin A. Nutrisi ini sangat penting untuk menjaga kejernihan penglihatan dan mencegah risiko gangguan mata seperti katarak atau degenerasi makula pada lansia.
6. Melancarkan Pencernaan
Daun melinjo mengandung serat alami yang cukup tinggi. Serat berfungsi untuk melancarkan pergerakan usus, mencegah sembelit, dan membantu menjaga keseimbangan bakteri baik (probiotik) di dalam perut.
7. Membantu Mengatur Kadar Asam Urat
Berbeda dengan bijinya yang sering dituding sebagai pemicu asam urat, beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun melinjo justru memiliki sifat yang membantu menghambat enzim pemicu asam urat. Namun, pastikan cara pengolahannya tepat dan tidak berlebihan.
Cara Terbaik Menikmati Daun Melinjo
Untuk mendapatkan manfaat maksimal, pilihlah daun melinjo yang masih muda (berwarna hijau terang atau kecokelatan). Anda bisa mengolahnya dengan cara:
- Tumis: Masak cepat dengan sedikit minyak zaitun dan bawang putih.
- Sayur Bening: Campurkan dengan jagung manis dan bayam.
- Rebusan: Air rebusan daun melinjo juga sering digunakan dalam pengobatan tradisional.
Sumber Data & Referensi:
- Jurnal Teknologi dan Industri Pangan: Mengenai aktivitas antioksidan dan senyawa fitokimia pada tanaman Gnetum gnemon.
- Badan Pangan Nasional (Bapanas): Data nutrisi sayuran hijau dan pemanfaatannya di Indonesia.
- Halaman Kesehatan Kemenkes RI: Edukasi mengenai tanaman obat asli Indonesia dan manfaat serat bagi pencernaan.
- National Center for Biotechnology Information (NCBI): Studi mengenai efek farmakologis ekstrak daun melinjo terhadap asam urat dan radikal bebas.
ManfaatSayuran
