Sorrel, Si Daun Ajaib dengan Sensasi Rasa Lemon

Play dengarkan berita 

Sorrel, Si Daun Ajaib
Dengan Sensasi Rasa Lemon


Jika Anda pernah mencicipi sup atau saus di restoran Perancis yang memiliki rasa asam segar namun bukan berasal dari jeruk sitrun, kemungkinan besar Anda sedang menikmati Sorrel. Tanaman hijau ini merupakan perpaduan unik antara sayuran daun dan herbal yang telah digunakan selama berabad-abad dalam kuliner dan pengobatan tradisional.

1. Mengenal Tanaman Sorrel
Sorrel (Rumex acetosa) adalah tanaman perennial (tumbuh sepanjang tahun) yang termasuk dalam keluarga Polygonaceae, sekerabat dengan buckwheat dan rhubarb. Di Indonesia, tanaman ini mungkin belum sepopuler bayam atau kangkung, namun di Eropa dan Asia Tengah, sorrel adalah primadona musim semi.

Ciri khas utama:
  • Rasa: Memiliki rasa asam yang tajam dan segar, mirip dengan lemon atau apel hijau.
  • Tampilan: Daunnya berbentuk seperti mata panah, berwarna hijau cerah, dengan tekstur yang lembut namun renyah.
  • Kandungan Kimia: Rasa asamnya berasal dari asam oksalat, senyawa alami yang juga ditemukan pada bayam dan belimbing.
2. Varietas Populer
Tidak semua sorrel diciptakan sama. Berikut adalah tiga jenis yang paling sering ditemui:
  • Common Sorrel (Rumex acetosa): Jenis yang paling standar dengan daun lebar dan rasa asam yang kuat. Cocok untuk sup.
  • French Sorrel (Rumex scutatus): Memiliki rasa yang lebih lembut dan daun yang lebih kecil. Sering dianggap sebagai varietas terbaik untuk kuliner (salad).
  • Red-Veined Sorrel (Rumex sanguineus): Memiliki guratan merah pada daunnya. Sangat cantik untuk hiasan piring (garnish) meskipun rasanya paling tidak asam dibanding jenis lainnya.
3. Profil Nutrisi dan Manfaat Kesehatan
Sorrel adalah "superfood" tersembunyi yang kaya akan nutrisi penting. Dalam 100 gram sorrel segar, terkandung:
  • Vitamin C: Sangat tinggi, berfungsi sebagai antioksidan dan peningkat imun.
  • Vitamin A: Mendukung kesehatan mata dan regenerasi sel kulit.
  • Serat: Membantu pencernaan.
  • Mineral: Kaya akan kalium (potasium), magnesium, dan zat besi.
Manfaat bagi tubuh:
  • Menurunkan Tekanan Darah: Kandungan kaliumnya membantu mengurangi ketegangan pada pembuluh darah.
  • Kesehatan Jantung: Membantu menurunkan kolesterol jahat melalui kandungan seratnya.
  • Anti-Inflamasi: Digunakan secara tradisional untuk meredakan pembengkakan saluran napas dan sinusitis.
4. Penggunaan dalam Kuliner
Sorrel sangat fleksibel di dapur. Namun, perlu diingat bahwa saat dipanaskan, warna hijaunya yang cerah akan berubah menjadi hijau kecokelatan (mirip zaitun).
  • Mentah: Iris tipis dan campurkan ke dalam salad untuk memberikan kick rasa asam tanpa perlu banyak perasan lemon.
  • Sup: "Schav" atau sup sorrel adalah hidangan klasik di Eropa Timur.
  • Saus: Sangat cocok dipadukan dengan ikan berlemak (seperti salmon) atau telur, karena rasa asamnya mampu menyeimbangkan rasa gurih lemak.
Catatan Penting: Karena kandungan asam oksalatnya, penderita batu ginjal atau rematik disarankan untuk membatasi konsumsi sorrel.

5. Cara Menanam Sorrel
Sorrel adalah tanaman yang sangat mudah dirawat, bahkan bagi pemula:
  • Lokasi: Menyukai sinar matahari penuh hingga teduh parsial.
  • Tanah: Tanah yang lembap namun memiliki drainase yang baik.
  • Pemanenan: Petik daun saat masih muda (sekitar 10-15 cm) untuk mendapatkan rasa terbaik. Semakin tua daunnya, rasanya akan semakin pahit dan alot.
Sumber Data & Referensi
Data dalam artikel ini disusun berdasarkan referensi ilmiah dan botani berikut:
  1. Healthline: What Is Sorrel? Nutrition, Benefits, and Uses (Membahas profil nutrisi dan kandungan antioksidan).
  2. Britannica: Sorrel - Plant Genus Rumex (Informasi botani dan klasifikasi keluarga tanaman).
  3. The Spruce Eats: What Is Sorrel? (Panduan penggunaan kuliner dan tips memasak).
  4. Journal of Food Science and Technology: Penelitian mengenai sifat antioksidan dari genus Rumex.
ManfaatTanaman