Manfaat Buah Binjai Untuk Kesehatan Tubuh, Efek Samping, Kandungan Didalamnya Serta Cara Pengolahan Yang Baik Untuk Hasil Optimal

Play dengarkan berita

Manfaat, Efek Samping, Kandungan
Didalamnya, Pengolahan Hasil Optimal


Buah Binjai (Mangifera caesia) merupakan kerabat dekat mangga yang banyak ditemukan di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia (khususnya di Kalimantan dan Sumatera). Meskipun aromanya sangat tajam dan menusuk bagi sebagian orang, buah ini menyimpan segudang nutrisi yang luar biasa bagi kesehatan tubuh jika dikonsumsi dengan benar.

Kandungan Nutrisi Buah Binjai
Buah binjai memiliki profil nutrisi yang mirip dengan mangga, namun dengan konsentrasi asam dan serat yang berbeda. Berikut adalah kandungan utama dalam setiap 100 gram buah binjai:
  • Energi: Sekitar 46-50 kkal.
  • Karbohidrat: Sumber energi instan yang baik.
  • Vitamin C: Sangat tinggi, berfungsi sebagai antioksidan utama.
  • Serat Pangan: Membantu melancarkan pencernaan.
  • Kalsium & Fosfor: Penting untuk kesehatan tulang dan gigi.
  • Air: Kandungan air yang tinggi membantu hidrasi tubuh.
  • Senyawa Fenolik: Bertindak sebagai agen anti-inflamasi.
Manfaat Buah Binjai untuk Kesehatan
Mengkonsumsi buah binjai secara rutin dan bijak dapat memberikan dampak positif bagi tubuh:

1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Kandungan vitamin C yang melimpah membantu produksi sel darah putih untuk melawan infeksi dan radikal bebas.

2. Menjaga Kesehatan Pencernaan
Serat dalam binjai membantu mencegah sembelit dan menjaga keseimbangan mikrobiota di usus.

3. Kesehatan Kulit
Antioksidan di dalamnya membantu sintesis kolagen, yang membuat kulit tampak lebih kenyal dan membantu penyembuhan luka.

4. Sumber Energi Alami
Gula alami dalam binjai memberikan dorongan energi tanpa menyebabkan lonjakan gula darah yang ekstrem jika dikonsumsi dalam jumlah sedang.

5. Mencegah Dehidrasi
Karena kadar airnya yang tinggi, binjai sangat menyegarkan dan membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Efek Samping yang Perlu Diwaspadai
Meskipun bermanfaat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tidak menimbulkan masalah kesehatan:
  • Getah yang Bersifat Iritan: Buah binjai yang belum matang mengandung getah putih yang sangat tajam. Getah ini dapat menyebabkan gatal-gatal hebat pada kulit dan iritasi parah pada mulut serta tenggorokan.
  • Masalah Lambung: Karena rasa asamnya yang kuat, konsumsi berlebihan dapat memicu naiknya asam lambung atau nyeri pada penderita maag kronis.
  • Alergi: Sebagian orang yang alergi terhadap keluarga tanaman Anacardiaceae (seperti mangga atau jambu mete) mungkin menunjukkan reaksi alergi saat mengonsumsi binjai.
Cara Pengolahan yang Baik
untuk Hasil Optimal
Untuk mendapatkan manfaat maksimal tanpa terkena efek samping getahnya, ikuti langkah pengolahan berikut:
  1. Pilih Buah yang Matang Sempurna: Buah matang biasanya memiliki aroma yang sangat harum dan tekstur yang agak empuk saat ditekan. Ini menandakan kadar getahnya sudah berkurang.
  2. Pencucian dan Pengupasan: Cuci buah di bawah air mengalir. Kupas kulitnya agak tebal untuk memastikan tidak ada sisa getah yang menempel pada daging buah.
  3. Perendaman Air Garam: Setelah dikupas dan dipotong, rendam sebentar dalam air garam ringan. Ini membantu menetralkan sisa getah dan mengurangi rasa asam yang terlalu tajam.
  4. Variasi Menu: * Sambal Binjai: Cara paling populer di Indonesia. Cincangan binjai dicampur dengan sambal terasi untuk menambah nafsu makan.
    • Jus atau Smoothies: Campurkan dengan sedikit madu untuk menyeimbangkan rasa asam.
    • Manisan: Mengolahnya menjadi manisan dapat mengurangi sifat iritan dari buahnya.
Sumber Data
Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan referensi botani dan kesehatan umum mengenai tanaman tropis:
  1. Data Komposisi Pangan Indonesia (Persatuan Ahli Gizi Indonesia).
  2. Plant Resources of South-East Asia (PROSEA) No. 2: Edible fruits and nuts.
  3. Jurnal Penelitian Keanekaragaman Hayati (mengenai genus Mangifera).
ManfaatBuah